Perspektif Sosial Budaya Kebangsaan Indonesia

        Berdasarkan akar kesejarahannya Bangsa Indonesia sesungguhnya dapat ditelusuri hingga masa pra-kolonial, bahkan masa pra sejarah. Dengan demikian, Indonesia sebagai sebuah bangsa termasuk memiliki sejarah perkembangan yang panjang. Mudahnya beragam budaya yang masuk ke Kepulauan Indonesia terkait dengan tiga hal. Pertama letak kepulauan Indonesia yang strategis, yaitu di persimpangan pelayaran dan perdagangan dunia. Kedua, lautan di wilayah Nusantara bukan menjadi penghalang tetapi justru sebagai pemersatu. Jalur laut yang ada di Kepulauan Nusantara sangat mudah untuk dilayari. Angin bertiup tidak begitu kencang dan mudah untuk ditebak. Dengan angin musim yang bertiup dari timur atau selatan di Bulan Mei hingga agustus dan dari barat laut atau timur laut pada Bulan Desember-Maret (Anthony Reid, 1992: 4). Faktor ketiga adalah hasil alam yang dimiliki Kepulauan Nusantara sehingga mendorong banyak pedagang asing untuk datang dan membeli beragam komoditi perdagangan yang dihasilkan oleh Kepulauan Nusantara, mulai dari lada, bunga cengkeh, pala, beras, dan sebagainya.

        Semua kondisi itu membuat Kepulauan Nusantara menjadi tempat masuknya beragam kebudayaan yang kemudian bertemu dengan budaya lokal yang dianut oleh penduduk setempat. Pandangan di atas menunjukkan bahwa kesolidan budaya masyarakat Indonesia itu agaknya ditopang oleh semangat nasionalisme yang sedang tumbuh dan berkembang pada masa itu. Dalam hal ini ancaman kolonialisme Belanda mampu menghilangkan segala macam egosime kedaerahan, kesukuan, dan sebagainya.

        Dengan demikian dapat dipahami bahwa kemampuan bangsa Indonesia untuk mempertahankan kebudayaannya dari pengaruh asing berkaitan juga dengan sikap nasionalisme yang tumbuh karena ancaman pihak asing. Akan tetapi, masyarakat Indonesia masih mempunyai sikap toleran dan bersedia menerima dan memahami perbedaan budaya. 

Comments

Popular posts from this blog

Evaluasi Dampak Pariwisata Terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Lokal

Problematika Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah di Masa Pandemi covid-19

Globalisasi: Tantangan & Peluang Bangsa Indonesia